Senin, 27 Februari 2017

Siklus Menstruasi (Haid) Wanita

 Siklus menstruasi pada wanita erat kaitannya dengan proses ovulasi atau pengeluaran sel telur matang dari ovarium (indung sel). Menstruasi merupakan proses luruhnya dinding rahim yang dipengaruhi oleh hormone estrogen dan progesterone (hormone khas wanita). Selama siklus menstruasi juga terjadi proses pematangan sel telur didalam ovarium yang akhirnya keluar dan siap dibuahi, siklus menstruasi normalnya berkisar antara 28-35 hari dihitung dari keluarnya darah haid dihari pertama haid. Berikut ini tahapan dalam siklus menstruasi secara lengkap:


-          Tahap Menstruasi (Hari 1-7)
Tahapan ini merupakan tahap saat keluarnya darah menstruasi yang merupakan dinding-dinding rahim yang luruh disebabkan tidak adanya janin yang menempel pada rahim tersebut, menstruasi hanya terjadi jika wanita tidak mengalami kehamilan. Pada tahap ini bakal calon sel telur sudah dikeluarkan oleh ovarium dengan bantuan FSH (follicle stimulating hormone) dan kandungan estrogen serta progesterone berada dalam level yang rendah.

-          Tahap Poliferasi (Hari 8-14)
Setelah darah haid berhenti atau dinding rahim sudah tipis, kadar estrogen meningkat tajam, peningkatan ini menyebabkan dinding rahim mulai menebal kembali. Sebagai persiapan apabila nantinya terjadi proses pembuahan. Pada tahap ini sel telur sedang dilapisi lapisan tipis yang mengandung zat nutrisi sebagai tempat hidup dari dari sel telur, sekitar hari ke -14 atau hari ke-7 setelah haid berakhir, sel telur selesai dilapisi dan dikeluarkan dari indung telur (ovarium) lalu ditangkap oleh rumabi-rumbai yang berada disaluran indung telur dan siap untuk dibuahi oleh sperma, hari inilah yang disebut dengan masa subur seorang wanita.

-          Tahap Sekretori (hari 15-28)
Ditahap ini terjadi proses penebalan dinding rahim hingga mencapai ketebalan penuh sebagai persiapan apabila ada janin tumbuh, pada masa ini hormone estrogen kadarnya mengalami penurunan dan progesterone kadarnya meningkat tajam. Apabila ternyata tak terjadi kehamilan, dinding rahim akan bersiap luruh kembali menjadi darah haid. Peluruhan ini terjadi apabila hormone progesterone kadarnya juga menurun, sel telur yang tidak dibuahi juga akan ikut luruh bersama darah haid dan bentuknya sudah tidak menjadi sel telur lagi namun sudah dilapisi sel-sel lemak.
Lama atau tidaknya perputaran siklus tersebut bervariasi pada masing-masing wanita, hal itu tergantung pada kondisi wanita saat itu. Menstruasi dipengaruhi oleh banyak faktor, berapa faktor yang memengaruhi siklus menstruasi diantaranya: stress atau kondisi mental, nutrisi, obat-obatan terapi hormone, aktivitas berlebihan, dan lain sebagainya.

http://www.indoislamicstore.com/madu-penyubur-obat-alami-penyubur-kandungan/2092-madu-penyubur-kandungan-sepasang.html

Related Posts

Siklus Menstruasi (Haid) Wanita
4/ 5
Oleh