Selasa, 17 Januari 2017

Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan




3. mengajak berbicara
Akan terlihat lucu sekali jika bayi Anda mulai mengajak bicara. Namun, bayi usia 2 bulan belum terlalu bisa kita ajak bicara. Dia mempunyai bahasa lain untuk berbicara. Suara ibu adalah suara yang paling ia kenal. Pada saat ia mendengar suara ibu maka dia akan menjawab secara naluriah dengan cara membuat jawaban suara pula. Dan, ia juga akan tersenyum manis kepada sang ibu. Bukan lagi senyum refleks pada saat tidur, tetapi senyum yang memancing respons ibu untuk membuatnya tersenyum lebih lebar.

Perkembangan bayi usia 3 bulan

1.       Memberi susu

Pada usia ini, bayi mungkin tampak sering lapar, tetapi jangan terburu-buru untuh menyapihnya. Itu terjadi karena lonjakan pertumbuhannya kian hari kian bertambah. Susu harus tetap diberi karena semua zat gizi yang terkandung didalam susu masih dia perlukan sampai usia 7 bulan, bahkan bisa lebih. Dalam fase ini sudah saatnya mulai diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) agar semua zat gizinya bisa terpenuhi.

2.       Indranya semakin berkembang

Pada usia ini, indra pendengaran bayi mulai berkembang. Contohnya, bayi akan menangis karena terkejut mendengar suara teriakan keras, namun dia juga mulai bisa memahami suara yang dikenalnya. Hal itu membuatnya lebih nyaman. Pada usia ini pula, bayi ingin mengeksplorasi keadaan disekitarnya. Si kecil akan menggunakan dan mempelajari dengan semua pancaindra untuk memuaskan rasa ingin tahunya.

a.       Peraba

Perkembangan fungsi indra peraba si kecil pun makin berkembang. Anda bisa memberi rangsangan dengan menyentuhkan ujung jari tangan atau kakinya ke ujung selimutnya yang lembut, dan dia akan merasakan kegelian.

b.      Pendengaran

Telinga adalah alat pendengar untuk masuknya segala macam suara-suara atau data dalam otak si kecil. Kalau didepan si kecil, ucapkanlah kata-kata lembut bernada positif agar dia bisa menangkap suara menjadi sebuah masukan data yang baik bagi otaknya. Suara keras akan membuatnya terkejut atau menangis, tetapi suara ibu yang sudah dikenal, akan segera menenangkannya. Dia mulai ingin tahu tentang apa yang terjadi disekitarnya, dan menggunakan sebanyak mungkin indra yang dimiliki untuk menjelajahi dunianya.

c.       Pengecap
Alat pengecap si kecil akan semakin peka. Ketika baru lahir, bayi hanya bisa merasakan rasa tidak enak yang ada pada ASI (karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi), kini dia bisa meresponsnya dengan melepas putting bila disusui.

d.      Penciuman

Bayi dapat mengenali kedua orantuanya dengan bantuan indra penciuman, terutama terhadap ibunya ketika sedang menyusui. Bau yang dicium oleh bayi akan membuatnya tenang pada saat ibu menyusui.

e.      Penglihatan

Diusia 3 bulan ini, biasanya bayi dapat melihat benda dengan matanya dalam lingkaran penuh: 180 derajat. Ikatan batin antara Anda dan si kecil melalui indra penglihatan terbentuk melalui tatapan mata. Tataplah mata si kecil sesering mungkin, terutama ketika menyusui. Biarkan jari-jari mungil tangannya meraih serta menyentuh wajah Anda sebagai upaya untuk lebih mengenal ibu, orang yang paling dekat dengan dirinya.

3.       Merangsang otak dan tubuh bayi

Sejak bayi lahir, bagian-bagian utama pada otak bayi sudah tersusun dengan lengkap. Pada masa-masa ini, otaknya akan segera mengalami proses pematangan yang perlu didukung dengan pemenuhan zat-zat gizi yang tepat dan aneka rangsangan (stimulus). Warna terang dan suara mainan yang berbunyi atau bunyi bel akan merangsang bayi Anda agar segera belajar mengambil dan menyentuh benda bergerak. Hal ini baik untuk melatih kesatuan gerak antara tangan dan mata. Karena pada usia ini, otot-otot tubuhnya makin menguat. Rangsangan yang Anda berikan pun akan membuatnya bergerak dalam upaya menyempurnakan koordinasi fisik, seperti tangan dan matanya.
Perkembangan bayi usia 4-6 bulan
Pada usia ini, Anda sudah melihat serangkain perkembangan baru bayi yang menyenangkan.
·         Pada saat bayi ditidurkan ia akan tengkurap, ia telah mampu menggunakan kedua tangannya untuk menahan tubuhnya dan mulai belajar merangkak.
·         Mulai belajar mengguling-gulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri.
·         Lengan tubuh bagian atas dan leher bayi semakin kuat, dan sebentar lagi dia bisa duduk tanpa bantuan.
Anda harus mulai berpikir untuk mengenalkan makanan padat sebagai teman pendamping susu atau ASI. Dan, inilah saatnya untuk mulai memberi makanan tambahan atau makanan selingan. Proses ini dapat membantu mengembangkan dan mengencangkan otot mulut yang akan dia gunakan untuk berbicara. Anda juga mungkin ingin mempertimbangkan susu lanjutan saat berencana mengganti ASI dengan susu formula. Berikut beberapa indikasi perkembangan bayi Anda.
1.       Mulai aktif bergerak

Melihat bayi Anda sekarang sudah bisa mengendalikan tubuh bagian atasnya, dan mungkin bisa duduk tanpa terguling, saat itu pula Anda mulai melihat otot-otot kecil dileher, bahu, dan dadanya. Dia juga makin sering bergerak, misalnya ketika Anda sedang mengganti popok, mungkin akan kerepotan saat si kecil sibuk berguling-guling ke sana kemari. Supaya aman, sebaiknya naikkan pintu boks bayi dan ajarkan dia untuk mengambil mainannya. Ini akan memberi peluang bagi si kecil dalam mengembangkan keterampilan gerak, agar dia pandai bereksplorasi terhadap kemampuannya.

2.       Genggaman tanga dan penglihatan yang lebih baik

Pada usia ini, gerakan refleks dan cara menggenggam alami bayi ibu berubah menjadi gerakan tangan dan jari yang lebih teratur. Dia akan mengeksplorasi benda dengan cara memegang dan menggoyang-goyangkannya. Dia juga mulai mempelajari bentuk dan ukuran benda yang dipegangnya, serta mampu meraih dan memegang benda yang disukainya. Karena penglihatan si kecil yang semakin hari semakin terlihat jelas dan sempurna-mampu meraih dan memegang benda-benda berukuran kecil; juga kemampuanny untuk melihat lebih jauh dan lebih fokus-maka dunia pun terlihat lebih menyenangkan dan berwarna bagi bayi Anda.

3.       Mengenali sumber suara

Usia 4-6 bulan adalah masa perkembangan bayi untuk mengenali suaranya. Dia akan mengeluarkan suara-suara barunya saat berceloteh, dan membuat suara untuk kesenangannya sendiri sambil mencoba mengenalinya. Walaupun dia belum bisa menyebut ‘ma’ atau ‘pa’ dan belum bisa diajak berkomunikasi dengan lancar dan baik, namun berbicara dengan bayi pada tahap ini bisa membantu perkembangan bicaranya, juga menambah kata-kata baru. Meski terlihat aneh, tetapi mengajak ngobrol si kecil dapat membantu perkembangan bicaranya.

4.       Belajar

Ketika Anda sedang melakukan kegiatan sehari-hari  seperti biasanya, ajaklah si kecil agar banyak belajar hal-hal baru. Walaupun bayi Anda belum telalu lancar berbicara, teruslah mengajaknya bicara dan berikan senyuman untuk melatih kemampuannya berbicara agar bertambah lancar. Berikan mainan yang berbunyi, yang akan membantunya menggunakan otot tangan dan jari untuk mengambilnya sehingga suara baru yang menyenangkan itu akan membuatnya terhibur. Saat mandi, tampak menyenangkan ketika bayi Anda mulai menggerakkan tangan dan kakinya dibak air yang menimbulkan percikan.

Baca juga: Daftar Produk Herbal



Related Posts

Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan
4/ 5
Oleh